Loading...

Jumat, 21 Oktober 2011

Fungsi Bahasa

FUNGSI BAHASA


          Dari sekian banyak cara manusia berkomunikasai, bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang paling efektif. Banyak ahli yang menyatakan bahwa berkomunikasi sama artinya dengan berbahasa (Sunarto & Hartono, 1999).
                 Sebagai makhluk sosial, setiap manusia membutuhkan berhubungan (berinteraksi) dengan sesamanya. Salah satu cara/alat yang paling tepat untuk melakukan hubungan itu, yaitu dengan menggunakan bahasa meskipun ada pandangan yang menyatakan bahwa berbicara hanya menggunakan alat bicara, sedangkan berkomunikasi melibatkan seluruh tubuh kita. Sebagai alat komunikasai inilah fungsi bahasa yang utama.
           Jakobson dengan didasari oleh tumpuan perhatian dan aspek bahasa (aspek bahasa: addresser, context, message, contact, code, dan addresse) membagi fungsi bahasa atas enam macam, yaitu fungsi emotif, konatif, referensial, putik, fatik, dan metalingual. Finocchinario membagi fungsi bahasa atas lima macam, yaitu fungsi personal, interpersonal, direktif, referensial, dan imajinatif.      
Fungsi-fungsi bahasa dapat dijelaskan sebagai berikut. 
   
1.      Fungsi Emotif
    Bahasa memiliki fungsi emotif manakala bahasa digunakan dalam mengungkapkan perasaan/emosi, seperti: rasa gembira, senang, kesal, sedih, dan sebagainya. Bahasa merupakn tempat pelarian bila hati bertempur melawan kehidupan ini. Fungsi emotif bertumpu pada aspek penutur (addresser). Fungsi emotif disamakan pengertiannya dengan fungsi personal dan fungsi internal.

2.      Fungsi Refensial
          Bahasa memiliki fungsi refensial manakala bahasa digunakan untuk membicarakan sesuatu dengan topik tertentu. Fungsi referensial bertumpu pada aspek konteks (context).

3.      Fungsi Putik
        Bahasa memiliki fungsi putik manakala bahasa digunakan untuk menyampaikan sesuatau amanat atau pesan tertentu. Fungsi putik bertumpu pada aspek amanat (massage). Fungsi putik disamakan artinya dengan fungsi imajinatif.

4.      Fungsi Fatik
         Bahasa memiliki fungsi fatik manakala bahasa digunakan untuk sekadar ingin tahu mengadakan kontak dengan orang lain. Fungsi fatik bertumpu pada kontak (contact). Fungsi fatik dapat disamakan artinya dengan fungsi interpersonal.

5.      Fungsi Metalingual
           Bahasa memiliki fungsi metalingual manakala bahasa digunakan untuk membahas bahasa itu sendiri. Fungsi metalingual bertumpu pada kode (code) bahasa.

6.      Fungsi Konatif
           Bahasa memiliki fungsi konatif manakala bahasa digunakan dengan maksud agar lawan bicara mau melakukan sesuatu. Fungsi konatif bertumpu pada lawan bicara (addresse). Fungsi konatif disamakan artinya dengan fungsi direktif.
          
Berdasarkan tujuan pemakaian bahasa, Sudaryanto (1983) membagi fungsi bahasa sebagai berikut.

1.      Untuk Tujuan Praktis
           Secara praktis bahasa merupakan media yang paling efektif untuk mengadakan hubungan (komunikasi) antarpemakainya. Tidak dapat dibayangkan, betapa sulitnya berhubungan dengan orang lain apabila tidak ada bahasa. Orang yang bisu-tuli, betapa sulitnya mereka berhubugan (berkomunikasi) dengan orang lain.

2.      Untuk Tujuan Ekspresi Diri
           Dengan bahasa, manusia dapat mengekspresikan dirinya atau mengungkapkan segala sesuatu yang mengendap di dalam dunia batinnya. Sebagai alat ekspresi, bahasa merupakan sarana yang paling ampuh untuk melepaskan diri dari belenggu yang menghimpit batin kita.

3.      Untuk Tujuan Artistik
          Manusia senantiasa menyenangi keindahan. Dalam rangka memuaskan batinya, manusia tidak saja mencari keindahan dari hal-hal yang bersifat fisik, tetapi juga mencari keindahan dengan jalan memanfaatkan bahasa.

4.      Untuk Tujuan Fisiologis
          Bahasa tidak hanya bermanfaat untuk kepentingan saat sekarang saja. Bahasa dapat pula dimanfaatkan memelajari sejarah kehidupan manusia masa silam dengan cara memelajari naskah-naskah peninggalan manusia masa lalu.

5.      Untuk Tujuan Integrasi dan Adaptasi Sosial
           Bahasa memungkinkan setiap individu merasa terikat dengan kelompok atau pengguna  bahasa yang sama. Keadaan seperti ini membuat kita berintegrasi (bersatu) dengan baik dalam kelompok sosial.

6.      Untuk Tujuan Kontrol Sosial
          Bahasa dapat pula berfungsi sebagai alat untuk mengatur berbagai aktivitas sosial, merencanakan berbagai kegiatan masyarakat, dan mengarahkan masyarakat ke dalam tujuan yang diinginkan. Dengan kata lain, dalam fungsinya sebagai alat kontrol, bahasa dapat dimanfaatkan untuk mengatur berbagai aktivitas yang dilakukan manusia.

7.      Untuk Memelajari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
           Berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilik manusia saat ini seperti di abad modern saat ini, tidaklah terlepas dari fungsi bahasa sebagai sarana penggalian ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri. Dengan demikian, bahasa memiliki fungsi instrumental sebagai alat mengembangkan dan merekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar